Perkalian dan Pembagian Sistem Bilangan


Sistem Bilangan

 

  1. Biner (2 digit)     : 0 dan 1
  2. Oktal (8 digit)     : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
  3. Heksa Desimal (16 digit)   : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F

 

1. BINER

Perkalian Bilangan Biner

Dasar perkalian untuk masing – masing digit bilangan binary

0 x 0 = 0

1 x 0 = 0

0 x 1 = 0

1 x 1 = 1

Contoh :

                1110 (2)

                1100 (2)     x

0000

0000

1110

         1110                   +

10101000 (2)

 

Pembagian Bilangan Biner

Pembagian biner pada dasarnya sama dengan pembagian desimal, bedanya nilai yang dihasilkan hanya 0 dan 1

Bit-bit yang dibagi diambil bit per bit dari sebelah kiri. Apabila nilainya lebih dari bit pembagi, maka bagilah bit-bit tersebut. Jika setelah bergeser 1 bit nilainya masih dibawah bit pembagi, maka hasil bagi sama dengan 0.

Dasar pembagian untuk masing – masing digit bilangan binary

0 : 1 = 0

0 : 0 = 0

1 : 1 = 1

1 : 0 = 1

Contoh :

1001 : 011 =

 

 

2. OKTAL

Perkalian Bilangan Oktal

Perkalian bilangan oktal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan perkalian bilangan desimal. Berikut caranya :

  • Kalikan masing-masing kolom secara desimal.
  • Kemudian ubah dari hasil desimal ke oktal.
  • Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal.
  • Jika hasil perkalian tiap-tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit yang berada di posisi paling kiri merupakan carry of untuk ditambahkan pada hasil perkalian kolom berikutnya.

Contoh perkalian bilangan oktal 16 dengan 4:

 

Pembagian Bilangan Oktal

Pembagian bilangan oktal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan pembagian bilangan desimal. Contoh pembagian bilangan oktal 70 dibagi 4 :

 

3. HEXA DESIMAL

Perkalian Bilangan Hexadesimal

Perkalian bilangan hexadesimal dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan perkalian bilangan desimal. Caranya adalah sebagai berikut :

  • Kalikan masing-masing kolom secara desimal.
  • Kemudian ubah dari hasil desimal ke hexadesimal.
  • Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil hexadesimal.
  • Jika hasil perkalian tiap-tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit yang berada pada posisi yang paling kiri merupakan carry of untuk ditambahkan pada hasil perkalian kolom berikutnya.

Contoh perkalian bilangan hexadesimal AB dengan 4:

 

Pembagian Bilangan Hexadesimal

  • Dalam Pembagian Heksadesimal caranya hampir sama dengan pembagian desimal hanya saja bilangan harus dibagikan secara heksadesimal.
  • Untuk mempermudahkan pembagian, dibuat perkalian 1 sampai F dari angka yang akan membagikan.
  • Jika suatu pembagian memiliki sisa, maka akan menjadi remainder(sisa) yang dilambangkan R.
    Contoh:

EF2 : 2 = ….

  • Jika suatu pembagian memiliki sisa, maka akan menjadi remainder(sisa) yang dilambangkan R.
  • Contoh pembagian hexadecimal yang memiliki sisa :

A9 : F = ….

Kalian juga bisa download materi diatas dalam bentuk ppt DISINI

Rich Snippets
Published
Article
Perkalian dan Pembagian Sistem Bilangan
Ratings
51star1star1star1star1star

Kata Bijak? Google banyak!

Leave a Reply